Isu Bumi
  • image01
  • image02
  • image03

Gandum transgenik belum disetujui, cemari lahan pertanian AS

Redaksi – 29 Jul 2013

WASHINGTON, 29 Mei 2013 – Departemen Pertanian (USDA) dan Badan Inspeksi Kesehatan Tanaman dan Binatang (APHIS) pada 29 Mei mengumumkan bahwa hasil penelitian sampel tanaman dari lahan pertanian Oregon, Amerika serikat (AS) mengindikasikan adanya tanaman gandum rekayasa genetik (transgenik) tahan gliposat. Pengujian lebih lanjut oleh laboratorium USDA menunjukan adanya jenis gandum tahan glifosat yang sama dengan  yang ada di lahan uji lapangan Monsanto di 16 negara pada 1998 sampai 2005.  APHIS meluncurkan penyelidikan formal setelah diberitahu oleh ilmuwan Oregon State University bahwa tes awal sampelgandum dari lahan di Oregon mengindikasikan adanya tanaman gandum transgenik tahan gliposat. Tidak ada varietas gandum transgenik yangdisetujui untuk dijual atau dalam produksi komersial di Amerika Serikat (AS)atau di tempat lain pada saat ini.

“Kami melihat situasi ini sangat serius dan telah meluncurkan penyelidikan formal,” kata Michael Firko, Pejabat Administrator APHIS, Layanan Regulasi Bioteknologi. ”Prioritas pertama kami adalah untuk secepat mungkin menentukan tingkat keadaan dan situasi serta bagaimana itu terjadi. Kami bekerjasama dengan negara, industri, dan mitra dagang pada situasi ini dan berkomitmen untuk menyediakan informasi yang aktual tentang temuan kami. USDA akan menempatkan semua sumber  daya yang diperlukan untuk penelitian ini, ” lanjutnya.

Undang-Undang Perlindungan Tanaman (The Plant Protection Act-PPA) memberikan sanksi yang cukup besar untuk pelanggaran serius. Seharusnya APHIS menentukan bahwa situasi ini adalah hasil daripelanggaran terhadap PPA, APHIS memiliki kewenangan untuk mencari hukuman  bagi pelanggaran tersebut termasuk hukuman perdata sampai 1.000.000 dan memiliki kewenangan  untuk merujuk hal tersebut pada penuntutan pidana, jika sesuai.

APHIS, Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA), dan Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, FDA bekerjasama dalam mengatur penggunaan yang aman dari organisme yang berasal dari bioteknologi modern. APHIS mengatur pengenalan (artinya impor, pergerakan dalam negeri, dan pelepasan lingkungan/uji lapangan) dari organisme rekayasa genetik (transgenik) tertentu yang dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan tanaman. EPA mengatur pestisida, termasuk tanaman yang dimasukkan protectants (pestisida untuk diproduksi dan digunakan di sebuah tanaman hidup), untuk menjamin keselamatan publik. EPA juga menetapkan batas residu pestisida pada makanan dan pakan ternak. FDA memiliki tanggung jawab utama untuk memastikan keselamatan makananmanusia dan pakan ternak, serta keselamatan semua makanan yang berasal dari tumbuhan dan pakan.

Monsanto telah melakukan uji lapangan varietas yang sama di 16 negarapada 1998-2005. Tidak diketahui bagaimana pencemaran (kontaminasi) terjadi, hampir 8 tahun setelah uji lapangan berakhir. Bahkan, pihak berwenang telah menyetujui uji coba lapangan gandum transgenik tahan glifosat di Oregon pada tahun 2001.

Tidak ada varietas gandum transgenik disetujui untuk dijual atau produksi komersial di AS atau ditempat lain di dunia. Monsanto telah mengajukan izin kepada USDA  untuk mengembangkan gandum transgenik, namun perusahaan kemudian menghentikan rencana ini pada 2004 setelah menjadi jelas bahwa importir gandum tidak akan menerima varietas transgenik. AS merupakan  eksportir gandum terbesar dunia dan mengekspor sekitar setengah dari tanaman gandum.

Batalkan impor                     

Meskipun tidak ada bukti bahwa gandum tidak disetujui telah memasuki pasar komersial, hasil temuan ini mendorong Jepang untuk membatal kanimpor gandum dari Amerika Serikat (AS). Kementerian Pertanian,Kehutanan dan Perikanan membatalkan rencananya untuk  membeli 24.926ton gandum dalam tender impor.

Sementara itu, Uni Eropa meminta negara-negara anggotanya untuk menguji pengiriman yang masuk, yang akan diblokir jika berisi gandum transgenik tidak disetujui. Korea Selatan, pembeli gandum terbesar kedua di Asia, dilaporkan telah meningkatkan inspeksi gandum pakan impor dari Amerika Serikat. Negara ini menyelidiki semua produk gandum dan gandum yang di impor dari  Amerika Serikat dan bisa menghentikan atau mengembalikan produk jika jejak gandum transgenik ditemukan. Demikian pula, pabrik tepung di Taiwan meninjau impor gandum dari AS dan  merekameminta jaminan dari pemasok bahwa yang diimpor hanya gandum nontransgenik.

Sumber:http://www.aphis.usda.gov/newsroom/2013/05/ge_wheat_detection.shtmlwww.biosafety-info.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>