Isu Bumi
  • image01
  • image02
  • image03

Apa yang Bisa Kita Lakukan untuk Cegah Perubahan Iklim

Jing Han – 04 Jan 2011

Dalam beberapa tahun terakhir, dampak perubahan iklim semakin terlihat. Berada di kawasan tropis, Indonesia dipandang sebagai salah satu dari banyak negara yang sangat terpengaruh oleh perubahan iklim. Menurut kajian dari organisasi konservasi global, akibat perubahan iklim, curah hujan di Indonesia sudah turun 2-3 persen. Melihat hal ini, selayaknya menjadi kewajiban setiap orang untuk menghentikan perubahan iklim dengan mulai melakukan hal yang termudah.

Kurnia Ditasari Hifini dari Fakultas Hukum, Universitas Indonesia (UI) akhir November 2010 mengatakan bahwa daripada menggunakan mobil sendiri, dalam kesehariannya dia lebih memilih naik kereta ke kampusnya untuk mengurangi emisi mobil. Hasil penelitian menunjukkan, emisi mobil adalah penyebab utama perubahan iklim. Kendaraan bermotor melepaskan lebih dari 1,7 miliar ton CO2 ke atmosfer setiap tahun. Setiap pembakaran satu galon bensin menghasilkan 20 kilogram CO2.

Inga Makusheva, mahasiwa Fakultas Bisnis, Australian National University (ANU), akhir November 2010 mengaku aktif mendukung dalam melindungi lingkungan dan mencegah perubahan iklim. “Kami mendorong orang-orang untuk lebih sedikit menggunakan energi, termasuk menghemat energi seperangkat komputer, matikan monitor komputer saat anda tidak menggunakannya lebih dari 15 menit, matikan lampu kantor ketika anda meninggalkan kantor selama lebih dari 30 menit dan lain-lain,” kata anggota dari organisasi Green ANU ini.

Melalui pertukaran pelajar di Indonesia, ia berharap bisa membawa kampanye hijau Green ANU ke Indonesia. Bersama Green ANU, dia mempublikasikan tips penghematan energi kepada masyarakat Indonesia.

Apa yang bisa kita lakukan di rumah dan kantor?

Ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk menghentikan perubahan iklim. Pertama, kita dapat mulai dengan rumah kita atau kantor dengan mengganti lampu pijar biasa dengan bohlam lampu neon kompak. Lampu ini terbukti ramah dengan mata. Saat ini, beberapa negara menerapkan kebijakan yan mendorong masyarakatnya menggunakan bola lampu neon, termasuk memberikan subsidi harga bohlam. Hal ini menunjukkan bahwa kombinasi kebijakan pemerintah dan perilaku mengkonsumsi masyarakat bisa sangat efektif.

Selain itu, kita juga dapat mencoba beberapa tips lain di rumah atau kantor, seperti: Instal program termostat, pindahkan thermostat anda ke bawah 2 ° pada musim dingin dan di atas 2 ° di musim panas; bersihkan atau ganti penyaring pada kulkas dan pendingin udara secara periodik; pilih peralatan hemat energi saat melakukan pembelian baru; bungkus pemanas air anda di selimut isolasi; bersihkan kulkas dan pendingin udara anda secara berkala; bersihkan pendingin ruangan dan freezer secara teratur; jangan biarkan menghindarkan panas dari rumah anda dalam jangka panjang; ganti jendela kaca tunggal dengan kaca rangkap, dan mendapatkan audit energi rumah.

Apa saja kebiasaan yang baik?

Kedua, sangat penting untuk menumbuhkan kebiasaan yang baik. Misalnya, gunakan jemuran, bukan pengering bila memungkinkan. Pengering bisa menggunakan banyak energi lebih dari yang anda pikirkan. Menggantung pakaian anda di balkon atau halaman belakang tidak hanya menghemat listrik, tapi juga baik untuk kesehatan. Selain itu, mesin cuci manual lebih ramah lingkungan, yang mengkonsumsi 300 watt per jam, sementara satu mesin cuci otomatis mengkonsumsi sekitar 500 watt. Menurut penelitian ilmiah, seseorang dapat menumbuhkan kebiasaan baik ini dalam waktu 2 minggu.

Dengan bersikeras melakukan hal yang benar untuk iklim, dalam 14 hari anda dapat berkontribusi untuk bumi. Kebiasaan baik lainnya seperti gunakan mesin cuci piring hanya ketika penuh; gunakan air bak untuk mandi; gunakan sedikit air panas; lindungi rumah anda dari kerusakan karena iklim; daur ulang sampah organik anda; membeli dengan cerdas; pilih produk dengan kemasan kecil dan jika perlu membeli isi ulang; gunakan kembali tas belanja anda, kurangi limbah, tanam pohon; beralih ke energi hijau; beli produk makanan lokal (dengan demikian, bisa mengurangi panjang jarak transportasi, yang berarti mengurangi emisi); beli makanan segar, bukan beku; mencari dan mendukung pasar lokal petani; beli makanan organik sebanyak mungkin, dan mengurangi makan daging.

Apa yang bisa kita lakukan dengan transportasi?
Ketiga, anda mungkin tidak melihat seberapa besar perubahan anda dengan keluar dari kebiasaan berkendaraan dan cara transportasi anda. Saat ini, di kota-kota yang sedang berkembang seperti Beijing, Tokyo, berbagi mobil menjadi hal yang populer untuk melakukannya.

Berbagi mobil adalah model sewa mobil di mana orang menyewa mobil untuk jangka waktu yang singkat, seringkali per jam. Ini menarik bagi pelanggan yang hanya sesekali menggunakan kendaraan, serta yang sesekali ingin mengakses tipe kendaraan yang berbeda dari yang mereka gunakan sehari-hari. Organisasi penyewaan mobil bisa menjadi bisnis komersial yang dapat diatur sebagai sebuah perusahaan yang dikendalikan secara demokratis, instansi publik, pengelompokan koperasi. Saat ini ada lebih dari seribu kota di dunia di mana orang-orang bisa berbagi mobil.

Selain itu, anda juga dapat mencoba mengurangi jumlah mil berkendaraan anda dengan berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan angkutan massal sedapat mungkin; mulai menggunakan kendaraan bersama dengan rekan kerja anda atau teman sekelas, jangan biarkan kosong sebuah rak atap di mobil anda; mengemudi dengan hati-hati dan jangan membuang bahan bakar sembarangan; periksa ban anda setiap minggu untuk memastikan mereka dalam kondisi baik, untuk sebuah mobil baru, pilih bahan bakar kendaraan yang lebih efisien; cobalah berkomunikasi dari rumah, dan kurangi penerbangan.

Apa lagi yang bisa kita lakukan?

Terakhir paling tidak, kecuali untuk kontribusi diri anda, anda dapat mempertimbangkan untuk mendorong orang lain yang berpartisipasi dalam kegiatan ini, seperti mendorong sekolah atau bisnis anda untuk mengurangi emisi; mendorong beralih ke energi terbarukan, melindungi dan melestarikan hutan seluruh dunia; pertimbangkan dampak dari investasi anda; membuat kota anda dingin; beritahu parlemen untuk bertindak, dan pastikan suara anda didengar!

Sumber Bacaan:

Global Warming FACTS. 2010. Top 50 things to do to stop global warming, Global Warming FACTS, diakses 3 Desember, 2010.

(http://globalwarming-facts.info/50-tips.html)

Global GreenHouse Warming.com. 2010. Climate Change in Indonesia, diakses 3 Desember, 2010.

(http://www.global-greenhouse-warming.com/climate-change-in-Indonesia.html)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>